Simbiosis Alam dengan Manusia

PangPiowKan-4534

Pernahkah sesekali kita berfikir dan merenung untuk apa yang kita lakukan dengan planet (bumi) ini?. Mulai lahir hingga, dewasa, hingga kelak kita meninggal nanti. Terkadang tak sadar kita membuta alam ini menangis melihat ulah kita, pernah kita waktu kecil bermain bergantung di dahan pohon, memanjat pohon hingga kehilangan satu dahannya.

Betapa besar kehidupan yang sudah diberikan alam untuk kita memiliki hutang yang besar kepada alam. tapi semua itu hanya beberapa kalimat yang siap dihembus angin, manusia hanya menganggap alam adalah objek siap pakai, kemudian mengeksploitasi secara besar-besaran dan berpikir bahwa alam akan selamanya berkontribusi kepada manusia.

Kerusakan kerusakan yang terjadi kini pada tahap yang mengkhawatirkan, banyak bencana di mana-mana dan manusia beranggapan itu semua karena zaman yang sudah tua. Faktanya zaman itu karena tindakan manusia yang tidak terkendali. Manusia melupakan satu hal yaitu kontribusi manusia terhadap alam sebagai penggerak kehidupan. Manusia diciptakan memiliki kebebasan menciptakan kehidupannya dengan memanfaatkan alam semaunya, seharusnya ini menjadi tanggung jawab besar bagi manusia untuk melestarikan juga memperbaiki alam yang rusak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: